Rabu, 08 Februari 2017

17 tempat wisata yang benar-benar unik di Malang dan sekitarnya

Kalau Bandung kerap dijadikan destinasi akhir pekan favorit warga Jakarta, maka yang jadi lokasi weekend favorit warga Surabaya adalah Malang.

Dikelilingi oleh empat barisan pegunungan, Malang merupakan tempat ideal untuk ngadem dan bersantai, menjauhkan diri sejenak dari panas teriknya dan keramaian Kota Surabaya.

Malang juga dijuluki sebagai Kota Apel, karena memang kota ini adalah produsen buah apel terbesar di tanah air. Dari yang dibudidayakan secara kecil-kecilan sampai perkebunan apel besar, semua bisa ditemukan di sini. Oleh karena itu jangan heran kalau di sini Anda bisa menemukan berbagai cara untuk menikmati apel. Tak hanya langsung dimakan dalam bentuk buah, Anda pun dapat mencicipi aneka produk olahan dari apel seperti keripik, jenang, dan lain sebagainya.

Klik di sini untuk melihat penyewaan mobil untuk menjelajahi Malang!

Selain banyak tempat wisata yang ramah untuk seluruh anggota keluarga, di sekitar Malang juga terdapat beberapa pesona alam terindah di Pulau Jawa. Di sebelah timur misalnya, ada Gunung Bromo yang menjadi salah satu ikon andalan pariwisata Indonesia.

Sedangkan di bagian Selatan, beberapa pantai menawan siap menyambut Anda. Salah satunya ada di Pulau Sempu yang belakangan ini ngetren di kalangan anak muda sebagai lokasi kemping dengan keindahan tiada duanya.

Supaya Anda tidak bingung memilih cara mengisi waktu liburan, maka kali ini kami rekomendasikan 17 tempat wisata paling keren di daerah Malang dan sekitarnya yang patut untuk dikunjungi!

1. Menyusuri pesisir pantai-pantai yang ada di Malang

Baru tahu kalau Malang bukan melulu gunung dan dataran tinggi? Ya, Malang ternyata memiliki kawasan pesisir di bagian selatan dengan beberapa pantai keren yang tak kalah cantiknya dengan di Bali.

Memikat, tapi juga sedikit berbahaya karena ombak laut selatan terkenal akan keganasannya. Di antara lusinan pantai yang ada di selatan Malang, inilah beberapa diantaranya yang wajib dikunjungi.

1-a. Uniknya “kawah” di tepi pantai dan kolam renang alami: Pantai Mbehi & Teluk Bidadari

Kalau berbicara soal pantai-pantai eksotis, biasanya pikiran kita langsung tertuju pada Pulau Bali. Padahal, di Pulau Jawa pun ada banyak pantai cantik yang menyuguhkan keunikan tersendiri tak kalah dengan di Pulau Dewata. Salah satunya bisa Anda temukan di pesisir selatan Kabupaten Malang.

pantai-mbehi-via-vio_shena

Photo via vio_shena

Bisa dikatakan, Pantai Mbehi ini merupakan salah satu surga tersembunyi di Malang, karena belum banyak orang yang tahu keberadaannya. Meski jarak dari pusat kota sekitar 66km, namun pantai ini sangat menarik untuk dieksplor.

Lokasinya berada di balik hutan lindung, sehingga suasananya masih sangat asri dengan pasir pantai yang putih bersih dan air laut yang sangat jernih dengan gradasi warna turquoise. Sehingga, rasa lelah akibat trekking yang cukup panjang pun sirna seketika.

Bukan itu saja lho yang membuat Pantai Mbehi istimewa. Di sisi pantai tersebut, terdapat dua fenomena alam yang pastinya akan membuat Anda takjub!

anik_dwi_kumalasari

Photo via anik_dwi_kumalasari

Pertama, ada sebuah lubang menyerupai kawah di tepi karang besar yang tembus langsung ke permukaan air laut. Apabila ombak besar datang, maka airnya akan menyembur melalui sela-sela ‘kawah’ ini hingga ke udara dengan suara menderu layaknya naga yang mengamuk. Karena tidak ada pagar pembatas, Anda harus berhati-hati dan jaga jarak dari lubang tersebut, ya!

Pantai-Mbehi-by-Andy__bv---Image-4

Photo via Andy__bv

Nah, tak jauh dari ‘kawah’ tersebut Anda bakal menemukan keunikan lain yang dinamakan Teluk Bidadari. Ceruk pada batu karang berisi air laut yang jernih menciptakan fenomena layaknya kolam renang alami yang cukup dangkal. Di sini Anda bisa bebas berendam sambil menikmati keindahan alam sekitar dengan latar belakang Samudera India. So epic!

pantai-mbehi-via-dhandy_wahyu

Photo via dhandy_wahyu


Pantai Mbehi & Teluk Bidadari

Lokasi: Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang
Tiket Masuk: Rp5.000,- (kawasan Pantai Mbehi) | Rp10.000,- (Jasa pemandu untuk trekking ke Teluk Bidadari)
Cara ke Sana: Dari pusat Kota Malang, langsung saja menuju arah selatan menuju Pantai Kondang Merak yang akan melalui Gadang, Bululawang, Godanglegi, dan Bantur. Ikuti papan petunjuk arah menuju Pantai Kondang Merak. Pantai Mbehi berjarak sekitar 3km dari Pantai Kondang Merak. Jangan ragu menanyakan arah kepada masyarakat sekitar. Tempat parkir kendaraan Anda berada di pintu masuk Pantai Sugu dan Anda masih harus berjalan kaki sekitar 40 menit. Koordinat di sini.

1-b. Tanah Lot-nya Malang: Pantai Balekambang

Pasti Anda bisa langsung menerka kenapa pantai ini dijuluki sebagai Tanah Lot-nya Malang. Tepat sekali. Di sini terdapat sebuah pura nan anggun, Amerta, Jati, yang berdiri kokoh di atas Pulau Ismoyo, Pura Amerta Jati didirikan sebagai tempat ibadah umat Hindu untuk merayakan berbagai upacara, seperti ‘Suroan’ yang bertepatan dengan tahun baru Jawa atau Hari Raya Nyepi.


Photo via riandikanugr

Bukan hanya sunset saja yang bisa dinikmati dari Pantai Balekambang. Saat air laut sedang surut, akan terlihat terumbu-terumbu karang yang eksotis di bibir pantai. Anda pun bisa berjalan-jalan di antaranya, sambil melihat beraneka ikan kecil berwarna-warni yang asik lalu-lalang berenang di sela-sela terumbu karang.


Photo via wimardywijaya

Garis pantai sepanjang 2 kilometer ini termasuk landai dan terdiri dari tiga buah pantai kecil yang diberi nama seperti tokoh pewayangan: Anoman, Wisanggeni, dan Ismoyo.

Pantai Balekambang

Lokasi: Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang
Telepon: 0857 6455 6423
Tiket Masuk: Rp5.000,-

1-c. Buktikan sendiri keunikannya: Pantai Tiga Warna

Pantai yang masih jarang diekspos ini menyimpan sebuah keunikan yang cukup bikin penasaran para travelers.


Photo via roni inst

Karena berada di kawasan hutan konservasi, untuk berkunjung ke sini Anda perlu reservasi setidaknya seminggu sebelumnya (atau satu bulan jika Anda berencana menghabiskan akhir pekan) untuk memastikan tidak terlalu banyak pengunjung yang memadati area.

Gradasi warna air laut dari biru ke hijau hingga putihnya pasir hanyalah sebagian kecil pesona yang dimiliki pantai ini. Perjalanan menuju ke sana pun memberikan pengalaman yang tak kalah berkesan.

Dimulai dari Konservasi Mangrove Clungup, yaitu hutan bakau yang terdapat tepat di muara pertemuan antara laut dan sungai. Selain membantu mencegah abrasi, rindangnya pepohonan ini juga berfungsi sebagai peneduhi dari teriknya sinar matahari.


Photo via saseart

Setelah berjalan singkat ke arah selatan, pengunjung dapat beristirahat untuk sekadar memulihkan tenaga.  Jangan lama-lama ya, karena perjalanan menuju destinasi utama masih membutuhkan waktu sejam lagi. Tapi tak akan terasa kok, karena ditemani oleh pemandangan laut dan pantai yang indah di sebelah kanan dan tetumbuhan hijau di sebelah kiri.

Selanjutnya Anda harus memanjat bukit hingga akhirnya terlihat Si Pantai Tiga Warna. Gradasi warna airnya yang begitu unik pasti membuat tak sabar untuk buru-buru tiba di sana dan terjun ke air!

Cara lain untuk menikmati keindahan Pantai Tiga Warna yang begitu alami dan bening ini adalah dengan menggunakan peralatan snorkeling. Deretan terumbu karang yang indah di sekitar pantai ini pasti akan tambah membuat Anda jatuh hati! (Anda bisa menyewa satu set peralatan snorkeling dan jaket pelampung hanya dengan Rp15.000,- saja!).

Pantai Tiga Warna

Lokasi: Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Tiket Masuk: Rp6.000,-
Jam Operasional: 08.00 – 16.00

1-d. Pantai dengan sejarah angker: Pantai Rowo Indah/Pantai Goa Cina

Dengan siluet tiga buah pulau kecil di cakrawala, panorama sunset dari Pantai Rowo Indah menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Saking memukaunya, sampai-sampai kita dibuat lupa akan sejarah suram dari pantai mungil berjarak 90 menit dari Malang ini.

Pantai Rowo Indah juga dikenal dengan nama Pantai Goa Cina karena sekitar 20 tahun lalu di dalam gua yang terdapat di sini ditemukan sesosok mayat serta tulisan-tulisan huruf Cina di bagian dindingnya. Sosok tersebut diyakini sebagai seorang biksu yang bersemedi hingga ajal menjemput.


Photo via davidchendra

Keunikan lain dari Pantai Rowo Indah, tak jauh dari bibir pantai Anda bisa melihat ombak beradu dari tiga arah sekalligus: timur, selatan dan barat – sehingga menjadikan pantai ini tak aman untuk direnangi.

Malas berkunjung ke pantai kalau tak bisa main air dan berenang? Jangan khawatir, di lokasi yang tak terlalu jauh ada Pantai Ngliyep dengan kondisi air yang jauh lebih tenang, plus terdapat pepohonan untuk meneduhi santai sore Anda menikmati semilir angin laut.

Pantai Rowo Indah / Pantai Goa Cina

Lokasi: Dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Tiket Masuk: Rp10.000,-
Cara ke Sana: Dari Malang, menuju ke selatan ke Jalan Sudanco Supriadi. Pantai Rowo Indah terletak di komplek Pantai Ngliyep. Anda bisa bertanya arah di loket penjualan tiket. Koordinat di sini.

2. Taman hiburan keluarga nomor satu di Jawa Timur: Jawa Timur Park

Digadang-gadang sebagai salah satu taman hiburan paling keren di Indonesia, Jawa Timur Park atau Jatim Park dilengkapi dengan berbagai atraksi dan wahana seru berstandar internasional.

Taman hiburan ini memiliki ukuran yang sangat luas sampai-sampai harus dibagi menjadi dua kawasan yang begitu besar! Saking luasnya, satu hari saja tak akan cukup untuk menikmati semua isinya. Tak seberapa jauh dari Jawa Timur Park 2, terdapat akomodasi Pohon Inn yang menjanjikan para tamu yang menginap panorama indah pegunungan.


Di taman ini Anda juga bisa bersantap sambil ditemani sekelompok macan tutul!

Jungle fast food (Photo via aveb_arzuveda)
Jungle fast food

PS: Pengunjung keluarga dari seluruh nusantara selalu memadati taman ini di akhir pekan, jadi akan lebih nyaman kalau Anda berkunjung saat weekdays.

2-a. Seru-seruan di berbagai wahana dan main air di kolam raksasa: Jawa Timur Park 1

Setidaknya ada 55 buah wahana yang terdapat di taman hiburan yang dikelola oleh Jawa Timur Park Group ini – dari yang mengaduk-aduk perut Anda, sampai wahana sains dan sejarah yang interaktif.


Photo via miraanggra,oky erik

“Taman Belajar dan Rekreasi” adalah motto dari Jawa Timur Park 1, oleh karena itu di sini banyak terdapat wahana yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, budaya dan sejarah. Di Galeri Etnik Nusantara misalnya, pengunjung akan diajak berkeliling dari Sabang sampai Merauke untuk melihat kekayaan budaya yang ada di Indonesia. Bahkan kolam renang raksasanya pun dihiasi patung tokoh sejarah Ken Arok, Ken Dedes dan Mpu Gandring.


Membentang seluas 11 hektar di kawasan perbukitan, Anda membutuhkan waktu satu hari penuh untuk mencoba semua wahana di Jawa Timur Park 1. Tak perlu khawatir kalau kehabisan tenaga, tempat-tempat makan banyak tersedia di sini untuk membantu memulihkan energi sebelum berkeliling lagi.

Jawa Timur Park 1

Lokasi: Jalan Kartika 2, Kota Wisata Batu, Kota Batu
Telepon: 0341-597 777
Jam Operasional: 08.30 – 16.30
Tiket Masuk: Rp60.000,- (hari biasa) | Rp80.000,- (akhir pekan)

Peta Jatim Park 1
Website

2-b. Bertualang di tengah alam liar: Jawa Timur Park 2

Sama-sama sebagai taman belajar dan rekreasi, namun Jawa Timur Park 2 lebih dikhususkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup dan satwa liar. Kalau ingin menghindari taman rekreasi yang ramai dan penuh dengan anak-anak kecil berlarian ke sana ke mari, maka Jawa Timur Park 2 ini pas untuk Anda.


Photo via Fakhri

Pengunjung biasanya akan mulai dari Museum Satwa yang menampilkan berbagai diorama satwa liar di habitat aslinya. Bahkan ada juga model tyrannosaurus rex alias T-rex serta makhluk hidup prasejarah lainnya dalam ukuran asli! Dijamin, Anda bakal puas jeprat-jepret di sini.


Photo via Stel,ady muchran

Selanjutnya, mari beralih ke hewan sungguhan yang ada di Batu Secret Zoo. Kebun binatang ini dihuni oleh ratusan spesies burung dari berbagai penjuru dunia. Anda pun berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan beberapa burung-burung langka yang terancam punah, atau beberapa jenis kucing besar seperti singa, harimau dan macan tutul. Tak ketinggalan ada pula koleksi ular yang (untungnya) berada di balik dinding kaca.

Jawa Timur Park 2

Lokasi: Jalan Oro Oro Ombo No. 9, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu
Telepon: 0341-59777
Jam Operasional: 10.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp75.000,- (hari biasa) | Rp105.000,- (akhir pekan)

Peta Jatim Park 2
Website

2-c. Taman hiburan dan edukasi interaktif: Eco Green Park Fun & Study

Melihat satwa di kebun binatang sudah biasa. Berjalan-jalan di habitat mereka, baru luar biasa! Tujuan didirikannya Eco Green Park adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi alam. Tempat ini tadinya adalah lahan perkebunan tanaman jati dan jeruk. Dan kini, sisa-sisa tanaman tersebut masih bisa ditemukan di taman rekreasi ini.


Photo via rtwlndr, raatnasafitri

Selain memiliki koleksi burung yang sangat banyak (dari flamingo sampai elang), Eco Green Park juga punya misi mengedukasi pengunjung tentang gaya hidup berkelanjutan. Anda bisa belajar banyak soal pertanian, peternakan, hingga cara bercocok tanam secara hidroponik yang dapat diterapkan di rumah. Bahkan ornamen-ornamen yang ada di taman ini sebagian besar terbuat dari bahan-bahan daur ulang.

Wahana teranyar yang ada di taman rekreasi ini dan langsung mencuri perhatian adalah Rumah Terbalik. Tentu seru rasanya memasuki sebuah rumah yang semua isinya jungkir balik – furnitur ada di langit-langit dan plafon ada di bawah!


Photo via davidodol, endahpurwan,masjayoed, mrriko11

Eco Green Park Fun & Study

Lokasi: Jawa Timur Park, Jl. Oro Oro Ombo No.9A, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu
Telepon: 0341-512 525
Jam Operasional: 09.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp40.000,- (hari biasa) | Rp60.000,- (akhir pekan)

Peta Eco Green Park
Website

3. Berkunjung ke museum-museum unik di Malang

Selain keindahan alam, Malang menyimpan daya tarik sejarah yang cukup memikat, karena kota ini telah menjadi pusat peradaban bahkan sejak jaman prasejarah.

Tak heran kalau di sini banyak sekali terdapat museum yang menyimpan berbagai koleksi dan cerita. Termasuk yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya!

Untuk memulai perjalanan Anda, setidaknya mampir dulu ke tiga buah museum unik berikut ini.

3-a. Sepeda, motor, mobil, sampai roket!: Museum Angkut

Dalam satu tahun terakhir, popularitas museum yang satu ini kian melambung di kalangan wisatawan tanah air dari berbagai usia. Museum seluas 3,8 hektar yang menyimpan koleksi 300 kendaraan dari berbagai era dan negara ini merupakan museum terbesar di Asia Tenggara!


Photo via ferdy if

Ada delapan zona pameran yang masing-masing menonjolkan keunikan tersendiri. Dari Main Hall yang memajang berbagai kendaraan antik, hingga Educational Hall di mana Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang sejarah transportasi. Sesuai dengan namanya, di Euro Zone Anda bisa menemukan berbagai jenis mobil dari negara-negara Eropa, termasuk mobil Range Rover yang pernah digunakan oleh Ratu Inggris!



Photo via tangguhwisanto

Di bagian luar bangunan museum terdapat area Pasar Apung, sebuah replika dari pasar terapung yang menjual aneka makanan dan minuman.


Photo via-missuniverse07,-rezaambiya


Photo via salju

Di sini Anda bisa mengarungi sungai dengan gondola sambil ngemil. Kalau tertarik dengan koleksi topeng dari seluruh dunia, maka perhentian selanjutnya adalah Museum D’Topeng Kingdom.

Museum Angkut

Lokasi: Jl. Terusan Sultan Agung No. 2, Kecamatan Batu, Kota Batu
Telepon: 0341-595 007
Jam Operasional: 12.00 – 20.00
Tiket Masuk: Rp60.000,- (hari biasa) | Rp80.000,- (akhir pekan)

Website 

3-b. Aneka senjata dan kendaraan tempur yang tangguh: Museum Brawijaya

Maksud dari pendirian museum ini adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat mengenai sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya rakyat Jawa Timur pada tahun 1945.

Di dalamnya tersimpan bermacam kendaraan tempur mulai dari tank hingga kendaraan pribadi yang pernah digunakan para petinggi TNI. Jangan mengaku pecinta militer kalau Anda belum berkunjung ke museum ini. Apalagi di sini Anda juga bisa melihat koleksi persenjataan yang cukup lengkap, dari pistol sampai roket jarak jauh!


Tapi salah satu koleksinya yang paling menarik terletak di halaman museum ini, yaitu Gerbong Maut yang menjadi saksi bisu sebuah tragedi pilu tentang meninggalnya para pejuang pada masa perjuangan.

Kala itu Belanda menggunakan gerbong tersebut untuk mengangkut 100 orang tawanan pejuang Indonesia dari Bondowoso menuju Surabaya. Namun karena terlalu sesak dan pintu-pintu terkunci rapat, para tawanan pun akhirnya mati lemas akibat kepanasan, kehausan dan kelaparan.

Museum Brawijaya

Lokasi: Jl. Ijen No. 25A, Malang
Telepon: 0341-562 394
Jam Operasional: 08.00 – 16.00
Tiket Masuk: Rp3.000,-

3-c. Bukan untuk para penakut: Museum Kesehatan Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat

Didirikan pada tahun 2009, Museum Kesehatan Jiwa ini merupakan yang pertama dan satu-satunya museum sejenis di Indonesia.

Berlokasi di Rumah Sakit Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang, tempat yang dulunya gudang penyimpanan ini kini dibuka untuk umum agar masyarakat kian sadar tentang pentingnya kesehatan, terutama kesehatan jiwa.

Karena ukurannya yang tak terlalu luas, saat ini hanya ada sekitar 700 item saja yang dipajang di sini. Tapi yakinlah, itu pun sudah cukup untuk membuat bulu kuduk Anda berdiri.

Photo via jelajahmalangku.blogspot

Apa saja yang bisa Anda temukan di sini? Mari kita lihat, ada dokumentasi dan gambar-gambar yang seram mengenai perkembangan kesehatan jiwa dalam beberapa dekade terakhir; ada koleksi jaket pengikat dan berbagai macam belenggu untuk pasien sakit jiwa; dan tak ketinggalan ada juga perlengkapan yang pernah digunakan untuk membedah otak! Hiii….

Menurut Anda semua itu unik atau justru menyeramkan?

Museum Kesehatan Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat

Lokasi: Rumah Sakit Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat, Jl. Jendral Ahmad. Yani, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
Telepon: 0341-426 015
Jam Operasional: 08.00 – 15.00 (Senin – Jumat)
Tiket Masuk: Gratis

4. Nikmati segarnya beberapa air terjun terindah di Malang: Madakaripura, Sumber Pitu, Coban Tundo

Dengan bentang alam yang sangat beragam, di daerah Malang dan sekitarnya Anda dapat menemukan banyak air terjun yang memesona. Tapi kali ini untuk memudahkan Anda memilih, kami rekomendasikan 3 buah yang kami anggap paling indah.

4-a. Petilasan Sang Mahapatih: Air Terjun Madakaripura, Probolinggo

Menjulang anggun di ketinggian 200 meter dari permukaan tanah, Air Terjun Madakaripura merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan kedua di Indonesia.


Untuk menuju ke sana Anda harus menyeberangi sungai dan celah-celah sempit diantara dinding-dinding tebing yang tertutup oleh lumut (pastikan membawa baju ganti dan sepatu/sandal gunung!). Rasanya seperti sedang melakukan perjalanan menuju sebuah dunia lain.


Photo via wahyu adnin

Begitu memasuki area air terjun, Anda akan disambut oleh arca Mahapatih Gajah Mada, salah satu tokoh legendaris dari kerajaan terbesar nusantara di masa lalu, Majapahit.


Photo via hadikurniawan39

Layaknya sebuah tirai air, Air Terjun Madakaripura tampak cantik menghiasi dinding lengkungan tebing di sekitarnya. Dan di balik air terjun tersebut tersembunyi pula sebuah gua, yang diyakini sebagai tempat bersemedinya Mahapatih Gajah Mada.

Catatan: Meskipun lokasi ini sudah cukup popular di kalangan wisatawan, namun belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah setempat, sehingga masih banyak petugas liar. Oleh karena itu tak jarang ada laporan pengunjung yang dipaksa untuk membayar jasa pemandu, sampai pencucian mobil/motor.  Satu lagi, menurut mitos, Anda disarankan meninggalkan tempat ini sebelum jam 14.00 karena biasanya pada waktu tersebut akan turun hujan dan akan menyulitkan perjalanan pulang.

Air Terjun Madakaripura, Probolinggo

Lokasi: Dusun Branggah, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo
Jam Operasional: 24 jam
Tiket Masuk: Rp3.000,-
Cara ke Sana:  Mengingat lokasinya cukup jauh dari pusat Kota Malang, ada baiknya Anda singgah ke sini sekalian mengunjungi Gunung Bromo, karena jaraknya hanya sekitar 5km dari jalur menuju Bromo. Dari Jalan Raya Bromo, arahkan kendaraan ke timur laut menuju  Lumbang. Begitu tiba di ujung jalan, belok kiri dan tinggal lurus terus. Koordinat di sini.

4-b. Air terjun yang unik dan memesona: Coban Sumber Pitu, Pujon

Di belantara hutan lebat di Kecamatan Pujon, ada setidaknya 14 air terjun, di mana salah satunya adalah Coban Sumber Pitu atau dikenal juga dengan nama Grojogan Pitu.


Photo via annsadp

(Jangan tertukar dengan Air Terjun Sumber Pitu yang ada di Kecamatan Tumpang, sebelah timur Malang ya)

Untuk menuju ke salah satu air terjun terbesar dan paling menakjubkan di Jawa Timur ini membutuhkan usaha ekstra. Anda harus melintasi hutan dengan jalur yang licin dan cukup menantang!


Dalam perjalanan mencapai Coban Sumber Pitu, Anda akan menjumpai Air Terjun Tunggal. Di sini Anda bisa beristirahat sejenak setelah satu jam trekking sambil menikmati udara segar.


Photo via erisarendita

Setibanya di Coban Sumber Pitu, mata Anda bakal langsung disejukkan dengan pemandangan serba hijau dari dinding tebing yang tertutup oleh lumut dan tanaman paku-pakuan, berpadu dengan jernihnya air yang mengalir yang tidak hanya berasal dari satu, melainkan tujuh buah sumber air sekaligus! (Sumber Pitu = Sumber Tujuh)

Sebuah pemandangan eksotis (mirip setting film Jurassic Park, bukan?) yang pastinya akan membuat Anda langsung lupa akan rasa capek. Nikmatilah keindahan alam ini sepuasnya. Kalau perlu, segarkan kembali diri Anda dengan sejuknya air pegunungan.

Coban Sumber Pitu. Pujon

Lokasi: Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Timur, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Koordinat di sini.

4-c. Sekeping surga tersembunyi di Selatan Malang: Coban Tundo, Sumbermanjing Wetan

Air terjun yang satu ini namanya belum seterkenal air terjun lain yang ada di Malang, namun belakangan ini mulai tidak asing lagi, terutama di kalangan para pecinta alam sejati.


Photo via shxwty

Salah satu alasannya karena berjarak kurang lebih tiga jam perjalanan dari pusat kota, dan ditambah lagi dengan satu jam trekking dari tempat parkir kendaraan terdekat. Meskipun demikian, satu jam tersebut tidak akan terasa melelahkan, karena sepanjang perjalanan Anda akan disuguhkan oleh panorama yang amat indah dan menawan.


Photo via ninaayuuu

Dari tiga buah air terjun yang ada di area ini, Coban Tundo 2 merupakan bintang utamanya. Dari Coban Tundo 1 Anda harus berjalan kaki naik dan turun bukit selama 10 menitan. Lalu Anda akan menuruni tangga setinggi 3 meter hingga akhirnya menemukan sebuah kolam air terjun yang begitu indah dengan gradasi warna biru kehijauan. Ingin terjun dan berenang? Silakan.


Photo via napoutama

Kalau tidak ingin basah-basahan di kolam air terjun sedalam 7 meter, cukup nikmati pemandangan saja, kemudian akhiri perjalanan kali ini dengan singgah di Desa Tambaksari yang tak jauh dari situ untuk menikmati secangkir kopi dari hasil panen kebun kopi setempat.

Coban Tundo, Sumbermanjing Wetan

Lokasi: Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Jam Operasional: 24 jam
Tiket Masuk: Gratis
Cara ke Sana: Dari Malang ambil arah ke selatan melewati Bululawang, Turen, kemudian Sumbermanjing Wetan mengikuti arah ke Sendang Biru. Parkir kendaraan Anda di Desa Tambaksari. Jika malas untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju air terjun, pengunjung dapat menyewa jasa ojek yang siap mengantar bolak-balik dari parkiran ke Coban Tundo dengan ongkos antara Rp30.000,- sampai Rp50.000,- Koordinat lokasi parkir di sini.

5. Rasakan gemuruh perut bumi di bawah kaki Anda!: Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut, Gunung Semeru (atau warga lokal biasa menyebutnya ‘Mahameru’) merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.


Popularitas gunung ini pun kian melesat berkat film popular 5cm yang dirilis pada tahun 2012 silam. Gunung Semeru kerap dianggap sebagai ‘batu loncatan’ bagi para pendaki yang ingin menambah pengalaman, karena hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk mendaki dan menuruninya, tergantung kondisi fisik.


Photo via Mansyur Hasan W

Pendakian dimulai di Desa Ranu Pane, di mana para pendaki dapat menyiapkan bekal dan beristirahat sejenak sebelum memulai ekspedisi keesokan harinya. Tahap pertama perjalanan akan berujung di Ranu Kumbolo, sebuah danau menakjubkan yang dikelilingi bukit-bukit hijau di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Biasanya, di sinilah para pendaki akan mendirikan tenda dan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan.  Kalau ingin menguji daya tahan tubuh Anda terhadap suhu yang dingin, boleh lho mencelupkan kaki di danau.

Setelah melewati Ranu Kumbolo, maka selanjutnya yang akan dihadapi oleh para pendaki adalah bukit Tanjakan Cinta. Konon jika berhasil melaluinya tanpa sekalipun berhenti dan beristirahat, Anda bakal menemukan cinta sejati!


Photo via khamis balasad

Dan di akhir pendakian yang melelahkan, segala penat akan terbayar lunas di padang Oro-oro Ombo yang tampak begitu dengan hamparan bunga Edelweiss (lambang keabadian) serta bunga Verbana Barisliensis Vell – mirip bunga Lavender – yang hanya bisa ditemukan di Indonesia.


Photo via arditafanisa


Karena status Gunung Semeru merupakan gunung berapi aktif, maka berkemah di sekitar puncak gunung tidak diperkenankan karena terdapat gas beracun yang mematikan. Untuk menaklukkan Mahameru, pendaki dapat berkemah di Kalimati dan memulai pendakian pada pukul 2 dini hari dalam keadaan gelap gulita. Di tahap terakhir ini Anda perlu ekstra waspada, karena tak jarang batu-batu besar berjatuhan dan bisa membahayakan.


Photo via weenlin19

Apakah segala daya upaya dan risiko menaklukkan Sang Mahameru sebanding dengan kepuasannya? Semua ada di tangan Anda!

Catatan: Jika Anda termasuk kategori pendaki pemula, sangat disarankan untuk menggunakan jasa pemandu mengingat pendakian di Gunung Semeru merupakan hal yang amat serius dan membutuhkan persiapan matang – dari transportasi, perizinan, perbekalan, dan tentu saja kondisi fisik prima.

Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur

Telepon: 0341-491 828
Tiket Masuk: Rp22.500,-
Cara ke Sana: Dari Malang, mengarah ke timur menuju Pasar Tumpang. Anda dapat menyewa jip menuju Desa Ranu Pane – lokasi pos pendakian awal – dengan biaya sekitar Rp30.000,-. Alternatif selain menggunakan angkutan umum dan menyewa jasa pemandu lepas, Anda juga bisa menggunakan jasa agen perjalanan. Jangan ragu untuk banyak bertanya sebelum memastikan reservasi. Cek juga berbagai rekomendasi dari yang sudah pernah menggunakannya. Lintang Buana Tours menawarkan customer support dan memungkinkan Anda untuk bisa mengatur perjalanan sesuai kehendak (bahkan sampai ke yang detail). Sedangkan Bromo Adventureland menawarkan kepuasan dan kenyamanan maksimal dengan biaya sekitar Rp460.000,- per orang.

Website

6. Berwisata kuliner ke kafe-kafe unik di Malang

Apel bukanlah satu-satunya makanan yang bisa memanjakan lidah Anda selama berlibur di Malang. Sebagai kota dengan latar beragam budaya dan sejarah yang beragam, Malang menyimpan beberapa tempat makan unik yang menggugah selera. Berikut diantaranya:

6-a. Butik sekaligus kafe romantis: Madam Wang Secret Garden

Berkunjung ke kafe ini, Anda pasti otomatis ingin berkeliling melihat-lihat terlebih dahulu ketimbang langsung memilih tempat duduk. Dan kalaupun tiba saatnya memilih tempat duduk, Anda juga bakal dibikin bingung memutuskan mau duduk di taman outdoor yang sejuk dan asri atau dalam ruangan yang begitu nyaman dan hangat.


Photo via foodyfloody


Photo via dewiyuda,jessicamarthas,karenndevita,titisekaaprilia

Jika ingin makan makanan yang berat, Gudeg Ayam khas Yogyakarta yang disajikan di sini sangat kami rekomendasikan. Namun kalau tidak ingin terlalu kenyang, pilihan paling populer di daftar menu yang wajib dicicipi adalah apple strudel. Masa ke Kota Apel tidak mencoba sajian dari apel?


Photo via saskiasesoria, yoeriztaratumelskape

Bukan hanya kafe saja yang terdapat di Madam Wang Secret Garden, tapi juga sebuah butik kecil yang menjual koleksi kain, juga bermacam-macam benang untuk Anda yang hobi menyulam.


Photo via fatmahas29, hadiyahhayati

Madam Wang Secret Garden

Lokasi: Jl. Telomoyo 12, Malang
Telepon: 0341-566 786
Harga: Rp15.000,- sampai Rp30.000,-
Jam Operasional: 08.00 – 22.00 (Senin-Kamis) | 08.00 – 16.00 (Jumat) | 18.00 – 23.00 (Sabtu) | 09.00 – 22.00 (Minggu)

Website

6-b. Sensasi makan di dalam museum: Rumah Makan Inggil

Pernahkah makan di tengah-tengah benda antik?  Ini bukan sekadar restoran yang berada di samping sebuah museum.


Photo via nicolashalim

Tapi benar benar sebuah restoran yang terdapat DI DALAM museum!

Di sini Anda dapat menyantap hidangan tradisional sambil dikelilingi oleh benda-benda antik, seperti senjata kuno, mesin ketik jaman dulu, jam kuno, aneka perabotan, peralatan makan minum dan memasak, topeng-topeng tradisional Jawa, dan banyak sekali foto-foto hitam putih dari masa lalu.


Photo via Sandy Suryadinata


Photo via novianarh,ingsiau,estiyagita,sitihardyati333

Coba, kapan lagi Anda bisa bersantap di dalam museum? Bahkan petualang seperti Indiana Jones atau Lara Croft saja belum pernah melakukannya.

Kalau sudah puas melihat-lihat benda-benda antik tersebut, saatnya memanjakan diri Anda dengan menyaksikan pertunjukan kesenian Jawa. Oh iya, pertunjukan ini hanya bisa dinikmati saat makan malam saja.


Photo via nofiolive

Rumah Makan Inggil

Lokasi: Jalan Gajah Mada No. 4, Malang
Telepon: 0341-332 110
Harga: Makanan mulai dari Rp15.000,-
Jam Operasional: 10.00 – 22.00

6-c. Makan es krim sambil bernostalgia: Toko Oen Malang

Berhubung kami suka dengan hal-hal yang berbau nostalgia, kenapa tidak sekalian saja makan es krim di tempat yang sudah ada sejak jaman Belanda? Dari tampak depan saja sudah terlihat jelas betapa uzurnya usia tempat ini. Mungkin lebih tua daripada orangtua Anda.


Bahkan Toko Oen sudah berdiri sejak belasan tahun sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1930!

Begitu memasuki tempat ini, Anda akan langsung disapa oleh plang bertuliskan “Welkom in Malang, Toko Oen Die Sinds 1930….” Yang artinya kurang lebih “Selamat datang di Malang. Toko Oen buka sejak 1930….”.


Photo via anggaprabowo

Di sudut ruangan yang dilengkapi furnitur berbahan rotan serta meja-meja bertaplak kotak-kotak terdapat sebuah piano. Sementara di dindingnya terpampang koleksi foto hitam putih Malang tempo doeloe dan Presiden Soekarno.


Photo via dorippu,cellyissherly

Menu andalan di kedai ini adalah Corn Ice-Cream, yang mak nyus. Selain hidangan penutup, Anda juga bisa menemukan berbagai pilihan hidangan bercitarasa Indonesia dan Belanda, dari steik sampai nasi goreng.

Toko Oen Malang

Lokasi: Jl. Basuki Rahmat No. 5, Klojen, Malang
Telepon: 0341-364 0521
Jam Operasional: 08.00 – 21.00

Website

7. Uji nyali di rumah tua: Wisma Erni, Lawang

Sekitar 40 menit ke arah utara dari pusat kota terdapatlah sebuah bangunan di mana tersimpan masa lalu kelam yang sering jadi buah bibir warga sekitar daerah Lawang.


Photo via ardiardiyannc

Hingga saat ini, banyak sekali rumor beredar mengenai penyebab terbengkalainya rumah megah tersebut. Namun informasi mengenai awal berdirinya bangunan itu saja sampai sekarang masih simpang siur.

Teronggok di puncak sebuah bukit, rumah yang didirikan di tahun 1990an dengan arsitektur bergaya kolonial ini tampak begitu menyita perhatian. Saking megah dan indahnya, bangunan ini dulu sering disewakan sebagai gedung pertemuan atau lokasi resepsi pernikahan. Sayang, kini yang tersisa hanyalah puing-puing bangunan tua dengan dinding penuh coretan.


Nama ‘Erni’ diyakini sebagai nama sang pemilik yang meninggal secara misterius tak lama setelah rumah tersebut tuntas dibangun. Ada yang bilang ia tewas bunuh diri, sementara kabar lain mengatakan bahwa ia dan para pekerja di rumah tersebut menjadi korban pembunuhan.   Apapun penyebab sebenarnya, yang jelas cukup membuat sang suami luluh lantak dan memutuskan untuk meninggalkan rumah itu dan pulang ke Tiongkok.


Photo via mural kunam

Selain sejarahnya yang cukup bikin bergidik, satu hal lain yang membuat Wisma Erni ini dikenal angker karena di lokasi berdirinya dulu adalah sebuah pemakaman. Dan konon, warga sekitar beberapa kali melihat penampakan arwah Bu Erni bergentayangan di balkon rumah mewah tersebut!

Ingin tahu tempat-tempat berhantu lain di Indonesia yang bisa membuat bulu kuduk berdiri? Cek di sini (artikel dalam Bahasa Inggris).

Wisma Erni, Lawang

Lokasi: Jl. Dr. Soetomo 16, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
Cara ke Sana: Dari Malang, ambil arah ke utara melalui Jalan Raya Malang – Surabaya. Lalu belok kanan tepat di bawah flyover yang terdapat di Lawang, kemudian langsung belok kiri. Anda juga dapat melihat rumah megah tersebut dari arah flyover. Koordinat di sini.

8. Tersesat di sebuah labirin yang berliku: Taman Labirin Coban Rondo, Pujon

Salah satu atraksi unik lain yang bisa ditemukan di Malang adalah Taman Labirin Coban Rondo. Sejak dibuka tahun lalu, tempat ini berhasil memikat banyak pengunjung!


Photo via bebepikasf

Ayo ajak teman-teman dan keluarga untuk adu cepat menemukan jalan menuju air mancur di tengah labirin. Tapi jangan terpedaya oleh ukurannya, ya.

Sekilas, taman ini memang tidak terlihat begitu menantang, tapi setelah mencobanya sendiri ternyata tak semudah yang dibayangkan!

Ingin tahu trik untuk menaklukkan taman labirin ini? Anda bisa meminta tolong bantuan dari teman lain yang mengawasi dari menara pandang di sisi taman untuk mengarahkan Anda.


Photo via murnimuri

Dinding tanaman di taman labirin ini memiliki ketinggian 2 meter dan tentunya lokasi ini bakal tampak keren juga sebagai lokasi untuk foto-foto. Harap diingat, di akhir pekan Taman Labirin Coban Rondo akan banyak dipenuhi pengunjung, jadi sebaiknya Anda datang ke sini sebelum jam 10 pagi untuk menghindari keramaian.


Selain taman labirin, di taman wisata ini juga terdapat Air Terjun Coban Rondo yang memiliki ketinggian 90 meter. Aktivitas yang dapat dilakukan di sini antara lain ziplines dan arena paintball 3 lawan 3.

Taman Labirin Coban Rondo, Pujon

Lokasi: Wana Wisata Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang
Jam Operasional: 09.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp7.500,-

9. Sejuk dan tenangnya suasana di lereng pegunungan: Perkebunan Teh Wonosari, Singosari

Sekitar setengah jam arah utara Malang, tepatnya di lereng Gunung Arjuna, terdapat kawasan sejuk dan tenang tempat di mana perkebunan teh yang dikelola PT Perkebunan Nusantara berada.


Photo via venyclaudia

Tak sekadar untuk menghasilkan daun teh berkualitas saja, namun perkebunan ini juga difungsikan sebagai Agro Wisata yang terbuka untuk umum, terutama bagi keluarga.

Berbagai aktivitas seru dapat Anda lakukan di sini, seperti tantangan outbound, panjat dinding, flying fox, juga paintball.


Photo via ardiardiyannc

Jika Anda ingin mencari hiburan yang juga mendidik, maka bisa mengikuti paket tur di mana Anda akan diajak berkeliling perkebunan sambil dijelaskan segala hal tentang proses produksi dari pemilihan daun teh sampai pengemasan teh siap konsumsi.

Ingin berlama-lama di tempat yang sejuk dengan hawa pegunungan ini? Anda pun bisa bermalam di penginapan yang terdapat di Perkebunan Teh Wonosari. Jenis akomodasinya yang tersedia cukup beragam dengan harga mulai dari Rp110.000,- per malam. Atau kalau mau, bisa juga menginap di Rollaas Hotel.

Puas mengelilingi kebun teh seharian, spot asik lain untuk menikmati panorama pedesaan Malang adalah Wisata Air Krabyakan yang lokasinya tak terlampau jauh. Dari kolam mata air alami ini Anda bisa melihat kemegahan Gunung Arjuna. Menarik, bukan?


Photo via ikaqodriya

Perkebunan Teh Wonosari

Lokasi: Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
Telepon: 0341 – 426 032 / 0828 9525 0682
Jam Operasional: 07.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp10.000,-

Website Wisata Air Krabyakan

Lokasi: Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
Jam Operasional: 06.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp5.000,-
Cara ke Sana: Dari Pasar Lawang, menuju timur ke arah Jalan Pandawa sekitar 3 kilometer. Berhubung belum banyak petunjuk jalan, jangan ragu untuk bertanya pada warga setempat agar tak tersesat. Koordinat di sini.

10. Satu kawasan dengan beraneka macam aktivitas: Desa Wisata Oro Oro Ombo, Batu

Berbeda dengan kebanyakan obyek wisata lain yang hanya menawarkan satu daya tarik utama saja, di Malang terdapat sebuah desa wisata yang sepenuhnya didedikasikan untuk industri kepariwisataan.

Dalam Bahasa Indonesia, Oro Oro Ombo kurang lebih berarti padang rumput yang luas. Menurut sejarah, tempat ini dulu pada era kolonial merupakan sebuah lahan perkebunan. Dengan semakin beragamnya jenis dan spesies tanaman serta bunga yang dikembangbiakkan di sini, lambat laun Oro Oro Ombo (tidak sama ya dengan Oro Oro Ombo yang di Gunung Semeru) menjadi satu ikon wisata alam bebas di Malang.


Photo via intanayukartika

Dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, desa ini memiliki udara yang begitu fresh dan sejuk. Ditambah dengan panorama yang asri serta indahnya warna-warni aneka bunga, Anda pasti bakal betah berkunjung ke sini!

Cobalah belajar memerah susu sapi atau membersihkan kuda sebelum menungganginya di atas pebukitan. Kalau tertarik melakukan aktivitas yang lebih tak biasa… bisa belajar mengembangbiakan cacing untuk makanan burung!


Photo via risnaelhand

Pokoknya, Anda tak akan kehabisan aktivitas deh kalau mengunjungi Desa Oro Oro Ombo ini. Bahkan jika malam tiba pun suasananya tak kalah meriah berkat adanya Batu Night Spectacular yang buka hingga pukul 23.00.

Desa Oro Oro Ombo juga merupakan ‘rumah’ bagi Jawa Timur Park 2, Museum Satwa, serta Eco Green Park.

Satu hari rasanya tak akan cukup untuk dapat mengitari setiap sudut Desa Oro Oro Ombo. Untungnya, kini banyak penginapan dan guest house tersedia di sini dengan harga yang cukup terjangkau.

Namun jika pengalaman autentik adalah yang Anda cari, maka Anda bisa menyewa kamar di rumah warga desa dan berkesempatan untuk menlihat langsung dan ikut terlibat dalam aktivitas sehari-hari mereka.

Desa Wisata Oro Oro Ombo, Batu

Lokasi: Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Koordinat di sini.

11. Awali hari dengan indahnya sinar mentari pagi: Omah Kayu Paralayang, Batu

Hal yang paling menarik dari Omah Kayu adalah panorama spektakuler yang bisa dinikmati baik pagi maupun malam hari. Sangat cocok untuk Anda yang sedang mencari inspirasi!


Terletak di Kota Batu, sebuah kota di dataran tinggi yang sebelah barat laut Malang, Omah Kayu memiliki 6 buah rumah pohon yang masing-masing berkapasitas maksimal tiga orang – pas untuk keluarga kecil, atau kumpul bareng teman.

Asiknya lagi, di tiap rumah pohon terdapat balkon lengkap dengan bangku di mana Anda bisa bersantai seharian sambil meresapi keindahan alam sekitar.


Photo via missnovitakusuma

Dalam rumah pohon tersedia satu buah kasur, selimut nyaman, serta perlengkapan makan. Terdapat dua buah kamar mandi outdoor (tidak di dalam kamar) dengan fasilitas air panas. Tak hanya itu, kalau menginap di sini pun Anda akan mendapatkan sarapan yang walaupun sederhana namun cukup untuk mengganjal perut.

Lokasinya yang lumayan jauh dari hiruk pikuk Kota Malang dan Batu menjadikan Omah Kayu ideal untuk Anda yang ingin refreshing.


Dengan posisi yang berada di ketinggian 1.340 meter di atas permukaan laut, dari sini Anda pun bisa melihat panorama Kota Batu dengan cukup jelas.

Karena mulai dioperasikan pada tahun 2014, maka Omah Kayu tergolong sebuah akomodasi yang masih baru. Jadi bisa dipastikan kondisinya terawat dengan cukup baik.

Bagi orang tua yang membawa anak kecil, Anda tak perlu mencemaskan keselamatan mereka, karena rumah-rumah pohon di sini dilengkapi dengan pagar yang sangat kokoh. Bangunannya sendiri terbuat dari kayu pinus yang cukup solid dan beratapkan ilalang. Pokoknya benar-benar back to nature, deh!

Omah Kayu Paralayang, Batu

Harga mulai dari Rp350.000,- per malam

Lokasi: Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Koordinat di sini.
Telepon: 0838 4802 0407 (Deddy) atau 0819 3184 3858 (Nanang)

Website

12. Ikon pariwisata kebanggaan bangsa: Gunung Bromo

Gunung yang terletak di jantung kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini merupakan salah satu kekayaan alam paling menakjubkan di Indonesia.

Berada di tengah-tengah padang pasir nan luas dengan ketinggian 2.392 meter, meski bukan yang tertinggi di nusantara – namun keindahan dan daya magisnya menjadi magnet tersendiri yang tak henti-hentinya memikat hati puluhan ribu wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.


Sejak pukul 3 dini hari, para pengemudi jip sudah bersiap memanaskan kendaraan mereka sebelum dibawa melintasi jalur sempit menuju Gunung Penanjakan, yang merupakan spot ideal untuk menikmati panorama sunrise Gunung Bromo.


Photo via vandy putra

Begitu melompat keluar dari jip di pos pemberhentian terakhir, udara dingin yang menusuk tulang akan langsung menyerbu Anda, oleh karena itu jangan lupa bawa pakaian hangat yang cukup tebal dan sarung tangan. (Ingin tahu cara lain yang cukup ampuh melawan rasa dingin?  Menyeruput segelas bandrek panas sambil ditemani pisang goreng!)

Perjalanan belum berakhir, karena Anda masih harus menaiki ratusan anak tangga menuju bagian Gunung Pananjakan yang dijadikan area untuk menyaksikan sunrise tepat sebelum matahari bangun dari tidurnya. Dan ketika momen itu tiba, suasana magis yang sulit diungkapkan dengan kata-kata akan tampak di hadapan Anda seiring semburat cahaya violet yang mulai memecah kegelapan.


Dijamin Anda akan tersihir oleh keindahan panorama matahari yang perlahan muncul dari balik Gunung Bromo dengan latar Gunung Semeru nan megah di belakangnya.

Setelah puas melihat sunrise, saatnya turun dan menjelajahi kawasan sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang tak kalah cantiknya. Salah satunya adalah hamparan savana di sisi timur Gunung Bromo yang mirip dengan Bukit Teletubbies. Sungguh luar biasa betapa beragamnya ekosistem yang ada di taman nasional ini!


Photo via mafambayu

Terakhir, Anda bisa mengunjungi Pura Luhur Poten yang jadi tempat peribadatan masyarakat tradisional Tengger; atau menunggang kuda menuju Kawah Bromo.


Photo via dwumr

Gunung Bromo

Lokasi: Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Telepon: 0341-490 885
Jam Operasional: 24 jam
Tiket Masuk: Rp27.500,-
Cara ke Sana: Akses berkendara memasuki jalan di sekeliling kawasan taman nasional cukup menantang dan membutuhkan izin khusus. Jika belum mendapat izin atau tidak memiliki kendaraan offroad yang tangguh, maka Anda dapat menyewa jip untuk tur di sekitar Bromo. Sunrise Holidays dan Mujur Surya adalah biro travel yang kami rekomendasikan (harga berkisar antara Rp300.000,- sampai Rp500.000,-).

Website

13. Akomodasi mewah di dataran tinggi: Jambuluwuk Resort, Batu

Tak ada yang lebih menyejukkan hati selain menghabiskan liburan di tempat yang tak hanya adem, namun juga tenang dan damai. Suasana di sini pastinya juga akan membuat Anda begitu relaks, karena waktu seolah bergerak lambat.

Panorama pegunungan asri di sekitarnya serta pedesaan yang tampak mungil di kejauhan makin membuat Anda lupa dengan segala kesibukan dan rutinitas pekerjaan.


Berjarak sekitar 10 menit berkendara dari Desa Oro Oro Ombo, Jambuluwuk Resort menawarkan akomodasi berupa vila-vila kayu mewah yang dilengkapi dengan perlengkapan modern. Bayangkan asiknya menyeruput kopi di pagi hari sambil memandangi pegunungan, tertarik?

Jika menginap di sini, luangkan waktu berkeliling mengunjungi taman-taman indah yang ada di sekeliling resort dan singgah di clubhouse, di mana Anda dapat bersantai sore ditemani segelas cocktail di pinggir infinity pool.


Photo via fir.dayanti

Jambuluwuk Resort didesain sedemikian rupa, sehingga di bagian manapun Anda berada, Anda tetap bisa menikmati panorama alam sekitarnya. Termasuk saat berenang!

Jambuluwuk Resort Batu

Harga mulai dari Rp1.200.000,- per malam

Lokasi: Jl. Trunojoyo no. 99, Songgokerto, Kota Batu
Telepon: 0341-512 999
Website

Cek harga di Agoda Cek harga di Booking.com

14. Berjemur matahari sore di pantai tanpa lautan: Laguna Segara Anakan, Pulau Sempu

Apa jadinya bila pantai berpasir putih bertemu dengan laguna raksasa – bukannya lautan? Anda akan menemukan jawabannya di Segara Anakan yang ukurannya sangat luas dan berada tersembunyi di balik hutan rimbun (jangan tertukar dengan Segara Anakan yang ada di Jawa tengah, ya!). Baru melihat saja Anda akan langsung dibuat terpana oleh suasananya yang begitu surgawi.


Photo via gobackpackers

Tidak seperti kebanyakan pantai di bagian selatan Pulau Jawa, Segara Anakan tergolong aman untuk direnangi karena airnya tenang. Asalkan Anda tidak berada terlalu dekat dinding karang. Bukit-bukit karang yang ada di sekelilingnya itulah yang berperan menjinakkan ombak besar dari Samudera Hindia.


Sebagai kawasan konservasi, ekosistem yang ada di sekitarnya pun cukup beragam, dari tropis sampai vegetasi pesisir, seperti tanaman bakau. Kera-kera dan rusa-rusa liar pun masih banyak berkeliaran bebas di pulau ini. Begitu pula dengan kepiting bisa dijumpai di mana-mana.

Untuk mencapai surga ini memang tidak gampang, dari mulai urusan perizinan sampai trek sejauh 2,5 kilometer yang harus ditempuh dalam waktu antara 1-5 jam – tergantung rute dan kondisi cuaca.


Photo via fatkhurrozi

Catatan: Beberapa tahun terakhir ini nama Pulau Sempu jadi destinasi favorit di kalangan petualang lokal. Sampai-sampai pihak berwajib pun kesulitan mengontrol perizinan. Akibatnya, di musim libur tempat ini akan banyak dipenuhi wisatawan. Tapi ingat, jaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan, ya!

Foto-foto Pulau Sempu:


Photo via fiojacklyn


Photo via drondondon


Photo via cantikareviera

Laguna Segara Anakan, Pulau Sempu

Lokasi: Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang
Cara ke Sana: Dari Malang, menuju selatan ke pelabuhan Sendang Biru. Di situ terdapat pos tempat Anda bisa mendapat izin mengunjungi Pulau Sempu (Rp20.000,-), dan mengurus transportasi (Rp100.000,-). Koordinat Sendang Biru di sini.

15. Kuliner ria dan gemerlap lampu berwarna warni: Batu Night Spectacular

Saat malam menjelang, obyek-obyek wisata biasanya memilih untuk tutup, tapi lain halnya dengan Batu Night Spectacular atau disingkat BNS. Mereka justru mulai beroperasi dari sore hari hingga larut malam!


Photo via tehkici

Atraksi yang juga dikembangkan oleh pengelola Jawa Timur Park ini merupakan sebuah kawasan karnaval malami yang terdiri dari 25 zona wahana dan beberapa diantaranya cukup menantang.

Wahana yang tersedia antara lain Go-Kart, rumah hantu, hingga taman trampolin yang superfun. Taman hiburan yang berada di Desa Oro Oro Ombo ini tampaknya sengaja dibuat untuk Anda yang hobi keluar malam.


Photo via Hendra Prabowo,tamirahayu,Ikhlasul Amal,arizbegh

Ketika menyusuri Jalan Raya Oro Oro Ombo di malam hari, rasanya mustahil kalau tak terlihat cahaya-cahaya lampion dan sepeda apung yang begitu meriah dari BNS di sisi jalan. Bagi Anda yang hobi fotografi, pencahayaan di BNS yang begitu meriah ditambah dengan setelan shutter speed dalam kecepatan rendah pasti akan menciptakan hasil foto yang wow.

Puas berkeliling area seluas 3.000 meter persegi ini, Anda dapat bersantai menikmati aneka makanan dan minuman di 2 buah food court yang ada di sini. Menikmati bermacam hidangan lokal dan internasional sambil dihibur oleh pertunjukan air mancur menari… Tak kalah deh dengan liburan ke Las Vegas 😀

Batu Night Spectacular

Lokasi: Jalan Raya Oro Oro Ombo No. 200, Kota Batu
Telepon: 0341-502 5111
Jam Operasional: 15.00 – 23.00
Tiket Masuk: Rp20.000,- (hari biasa) | Rp30.000,- (akhir pekan)

Website 

16. Terbang tinggi seperti elang: Paralayang di Gunung Banyak, Batu

Penasaran rasanya membumbung tinggi di angkasa seperti burung? Melayang di udara terbuka dan menyentuh awan?


Photo via cleinnn

Bagi yang suka tantangan, pecandu adrenalin, atau sekadar ingin pamer foto-foto keren saat liburan – mungkin Anda harus mencoba paralayang.

Ayokitakemon! Outdoor Activities menawarkan beragam paket setiap harinya, mulai dari tandem bagi pemula sampai untuk mereka yang sudah jago. Yang Anda butuhkan hanyalah pakaian yang nyaman dan… nyali!


Photo via michael santosa

Menggunakan perlengkapan berstandar internasional, keselamatan tentu menjadi faktor utama yang dijunjung tinggi oleh Ayokitakemon! Jadi Anda tak perlu banyak cemas, tinggal ikuti instruksi dan kagumi saja betapa indahnya alam Indonesia dilihat dari ketinggian.

Gunung Banyak di Desa Pujon menjadi lokasi ideal untuk paralayang karena kondisi anginnya yang sangat menunjang (dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan). Ingin melihat Malang dari sudut pandang berbeda? Yuk coba paralayang!

Paralayang di Gunung Banyak, Batu

Lokasi: Ayokitakemon!, Jl. Arumdalu No. 20, Songgoriti, Kota Batu
Telepon: 0341-593 225
Jam Operasional: 09.00 – 17.00
Harga: Paket mulai dari Rp300.000,-

Website 

17. Mengumpulkan madu langsung dari sarang lebah: Rimba Raya Bee Farm

Tak hanya buah apel saja yang bisa Anda petik langsung di Malang, kalau mau, madu pun bisa!


Photo via asriiastuti

Terletak di daerah Lawang, Peternakan Madu ini dibuka untuk umum sebagai lokasi agrowisata yang bertujuan tak hanya untuk rekreasi saja namun juga untuk pendidikan. Anda mungkin cukup familiar dengan manisnya rasa madu, tapi keseruan di balik pengumpulan nektar langsung dari sarang lebah tentu akan jadi pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Anda bisa langsung menikmati madu alami yang baru diambil dari bilik nektar yang ada di bingkai-bingkai kayu. Tapi ampasnya jangan buru-buru dibuang ya, karena di peternakan lebah ini semua masih bisa dimanfaatkan.


Photo via riodettablogspot

Sisa sarang lebah tersebut akan diolah sebagai lilin lalu dicetak kembali menjadi bilik nektar, sehingga akan mempersingkat proses produksi madu. Ajak anak Anda saat melakukan proses ini, pasti mereka akan senang.

Ada beberapa produk yang bisa Anda beli sebagai buah tangan. Selain madu regular, propolis dan royal jelly, restoran yang terdapat di agrowisata ini juga menyediakan berbagai menu yang umumnya menggunakan bahan madu.

PS: Cobalah honey guava juice  dan honey grilled chicken-nya. Yummy!

Rimba Raya Bee Farm

Lokasi: Peternakan Tawon Rimba Raya, Jl. DR Wahidin No. 8, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
Telepon: 0341-420 749
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 10.00 – 20.00

Fiuh, akhirnya tuntas juga rekomendasi beberapa tempat wisata dan aktivitas seru yang bisa Anda lakukan di Malang dan sekitarnya. Kira-kira, mana yang paling bikin Anda penasaran dan tak sabar ingin mengunjunginya?

Sumber : https://indonesia.tripcanvas.co/id/malang/tempat-wisata-di-malang/

Tidak ada komentar: