Minggu, 23 Juni 2013

Istana Bogor Untuk Rakyat

Dalam rangka memperingati ulang tahun kota Bogor ke 531 yang jatuh pada tanggal 03 Juni 2013, maka dibukalah Istana Bogor untuk rakyat. Yang artinya, semua masyarakat boleh mengunjungi Istana Bogor ini. Pelaksanaan dibukanya kunjungan ke Istana Bogor ini mulai 17-20 Juni 2013 dan 22 Juni 2013.
Kami (saya, suami dan anak 3,9 tahun) datang berkunjung ke Istana Bogor ini pada hari terakhir, yaitu tanggal 22 Juni 2013. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 dimana pelayanan mengunjungi Istana sedang di tutup karena jam istirahat dari pukul 12.00-13.00. Kami sempat bertanya pada petugas yang menjaga pintu masuk istana, apakah Sabila boleh masuk atau tidak. Karena menurut info yang saya dapatkan, kunjungan ke Istana Bogor ini untuk pengunjung berusia 10 tahun keatas. Tapi ternyata semua usia boleh masuk ke Istana Bogor ini. Betapa senangnya saya.... Jadi ingat waktu kunjungan ke Istana Negara Jakarta yang pada saat kunjungan ke tempat itu usia Sabila masih belum genap 3 tahun.
Akhirnya kami menuju Balaikota untuk mendaftar masuk ke Istana Bogor. Alhamdulillah pelayanan pendaftaran masih dibuka untuk umum tanpa ada jeda istirahat. Kami mendaftar di Gedung DPRD Kota Bogor melalui pintu Balai Kota Bogor yang memang ada jalan tembus menuju gedung tersebut. Kami sempat bertanya-tanya dimana tempat mendaftar karena jalan yang cukup berliku tanpa ada petunjuk arah ke tempat pendaftaran tersebut. Tibalah kami di sebuah tenda pendaftaran untuk kemudian diberikan cap pada punggung tangan sebelah kanan dan juga diberikan tiket masing-masing 1 lembar tiket.
Setelah mendapat cap di tangan dan tiket masuk, kami menunggu di tenda-tenda yang sudah disediakan banyak kursi untuk kemudian antri menuju istana. Sebelum masuk ke istana, petugas mengecek kerapihan pakaian dari masing-masing pengunjung dikarenakan untuk masuk ke istana tidak diperbolehkan menggunakan sandal, celana pendek, celana dengan bahan jeans, kaos oblong dan celana ketat. Tak lupa juga, petugas mengingatkan setiap pengunjung agar menitipkan tas ke sebuah kendaraan yang telah disediakan oleh panitia pelaksana kunjungan istana ini. Tidak diperkenankan juga membawa makanan dan minuman ke dalam lingkungan istana. Yang diperbolehkan untuk dibawa ke dalam istana adalah : barang berharga, dompet, uang dan handphone. Di dalam istana juga ada beberapa tempat yang tidak boleh diambil sebagai objek foto.
Tepat pukul 13.00 kami dan beberapa ratus orang mulai berjalan kaki dari Gedung DPRD menuju ke Istana Bogor, jaraknya cukup dekat sehingga bisa ditempuh hanya dalam beberapa menit saja.
Setibanya kami di pintu masuk, kami harus antri dengan tertib untuk pemeriksaan barang-barang yang dibawa dan juga melewati detektor.
Masuk ke halaman istana terdapat beberapa patung dengan bentuk yang unik, seperti patung orang sedang meniti jembatan kecil, patung orang dengan tubuh meliuk keatas dan lain sebagainya.
Istana Bogor ini terdiri dari 3 bagian, yaitu : gedung sayap kiri, gedung utama dan gedung sayap kanan.
Gedung Sayap Kiri : digunakan sebagai tempat menginap tamu-tamu negara setingkat menteri
Ruang Film : ada 4 (empat) ruangan terdiri dari ruang kerja presiden, perpustakaan, ruang untuk menjamu makan para tamu dan pantry.
Ruang Teratai : ruang penerima tamu kepresidenan untuk menteri baik menteri dari luar negeri ataupun dalam negeri
Ruang Kaca Seribu : disebut kaca seribu dikarenakan ada banyak bayangan dari 2 buah cermin yang saling berhadapan dan bisa melihat bayangan apabila kita melihat di kaca itu.
Ruang Garuda terdapat di gedung utama yang berfungsi sebagai ruang pertemuan presiden untuk menyambut tamu-tamu baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri dan juga berfungsi sebagai tempat acara resepsi tamu-tamu negara.
Sayap Kanan : terdapat 7 kamar yabg digunakan sebagai tempat peristirahatan tamu negara setingkat kepala negara seperti presiden ataupun wakil presiden. Di tempat ini, boleh mengambil foto tapi hanya sebagai background untuk berfoto, bukan mengambil foto ruangan yang sebagai obyeknya.
Semua furniture di Istana Bogor ini dari Jepara, sedangkan karpetnya dari Persia.

Dibawah ini adalah sejarah berdirinya Istana Bogor yang saya kutip dari : http//www.presidenri.go.id/istana/index.php/statik/sejarah/bogor.html (ada beberapa yang saya edit)

Sejarah Berdirinya Istana Bogor
Sejarah berdirinya Istana Bogor ini adalah berawal dari keinginan orang-orang Belanda yang bekerja di Batavia (kini Jakarta) untuk mencari tempat peristirahatan, karena mereka beranggapan bahwa Kota Batavia terlalu panas dan ramai sehingga mereka perlu mencari tempat-tempat yang berhawa sejuk di luar kota Batavia.
Gubernur Jenderal Belanda bernama Gustav William Baron Van Imhoff ikut melakukan pencarian itu dan berhasil menemukan sebuah tempat yang baik dan strategis di sebuah kampung yang bernama Kampong Baroe, pada tanggal 10 Agustus 1744.
Setahun kemudian, yaitu tahun 1745 Gubernur Jendela Van Imhoff (1745-1750) memerintahkan pembangunan atas temoat pilihannya itu sebuah pesanggrahan yang diberi nama Buitenzorg (artinya bebas masalah / kesulitan). Dia sendiri yang membuat sketsa bangunannya dengan mencontoh arsitektur Blenheim Palace, kediaman Duke of Malboriugh, dekat kota Oxford di Inggris. Proses pembangunan gedung itu dilanjutkan oleh Gubernur Jenderal yang memerintah selanjutnya yaitu Gubernur Jenderal Jacob Mossel yang masa dinasnya 1750-1761.
Dalam perjalan sejarahnya, bangunan ini sempat mengalami rusak berat akibat serangan rakyat Banten yang anti kompeni, dibawah pimpinan Kiai Tapa dan Ratu Bagus Buang, yang disebut perang Banten 1750-1754.
Pada masa Gubernur Jenderal Willem Daendels (1808-1811), pesanggrahan tersebut diperluas dengan memberikan penambahan baik ke sebelah kiri gedung maupun sebelah kanannya. Gedung induknya dijadikan dua tingkat. Halamannya yang luas juga dipercantik dengan mendatangkan enam pasang rusa tutul dari perbatasan India dan Nepal.
Kemudian pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Baron Van Der Capellen (1817-1826), dilakukan perubahan besar-besaran. Sebuah menara ditengah-tengah gedung induk didirikan sehingga istana semakin megah. Sedangkan lahan disekeliling istana dijadikan Kebun Raya yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 18 Mei 1817.
Gedung ini kembali mengalami rusak berat, ketika terjadi gempa bumi pada tanggal 10 Oktober 1834.
Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Albertus Yacob Duijmayer Van Twist (1851-1856), bangunan lama sisa gempa dirubuhkan sama sekali. Kemudian dengan mengambil arsitektur eropa Abad IX, bangunan baru satu tingkat didirikan. Perubahan lainnya adalah dengan menambah dua buah jembatan penghubung Gedung Induk dan Gedung Sayap Kanan serta Sayap Kiri yang dibuat dari kayu berbentuk lengkung. Bangunan istana baru terwujud secara utuh pada masa kekuasaan Gubernur Jenderal Charles Ferdinand Pahud de Montager (1856-1861). Dan pada pemerintahan selanjutnya, tepatnya pada tahun 1870, Istana Buitenzorg ditetapkan sebagai kediaman resmi para Gubernur Jenderal Belanda.
Akhir perang dunia II, Jepang menyerah kepada tentara Sekutu, kemudian Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Barisan Keamanan Rakyat (BKR) sempat menduduki Istana Buitenzorg untuk mengibarkan bendera merah putih. Istana Buitenzorg yang namanya kini menjadi Istana Kepresidenan  Bogor diserahkan kembali kepada pemerintah republik ini oada akhir tahun 1949. Setelah masa kemerdekaan, Istana Kepresidenan Bogor mulai dipakai oleh pemerintah Indonesia pada bulan Januari 1950.

Kepustakaan dan Benda Seni
Istana Kepresidenan Bogor mempunyai koleksi buku sebanyak 3.205 buah yang daftarnya tersedia di kepustakaan istana.
Istana ini menyimpan banyak benda seni, baik yang beruoa lukisan, patung serta keramik dan benda seni lainnya. Hingga kini lukisan yang terdapat di istana adalah 448 buah, dimana judul/nama lukisan itu, pelukisnya, tahun dilukis, tersedia dalam bentuk daftar sehingga memudahkan siapa saja yang ingin memperoleh informasi tentang lukisan tersebut. Begitu pula halnya dengan patung dan aneka bahan bakunya . Di istana ini terdapat patung sebanyak 216 buah.
Selain lukisan dan patung, Istana Bogor juga mengoleksi keramik sebanyak 196 buah. Semua itu tersimpan di museum istana, di samping yang dipakai sebagai pemajang di setiap ruang/bangunan istana.
(Istana Kepresidenan RI, Sekretariat Presiden RI, 2004)

Dibawah ini ada profil Istana Bogor yang dikutip dari : http://www.presidenri.go.id/istana/index.php/statistik/profil/istana/bogor.html dan Buku Kepresidenan Republik Indonesia.

Profil Istana Bogor
Istana Kepresidenan Bogor terletak di Jalan Ir. H. Juanda No 1, Kelurahan Paledang, Kecamatan Kota Bogor Tengah, Kotamadya Bogor, Provinsi Jawa Barat, sekitar 60 kilometer dari Jakarta atau 43 kilometer dari Cipanas. Istana ini berada di pusat Kota Bogor, diatas tanah berkultur datar, seluas 28,86 hektar di ketinggian 290 meter dari permukaan laut.
Di halamannya yang sangat luas tersebut dipelihara sekitar 591 ekor rusa tutul dan terdapat sekitar 346 jenis pepohonan. Juga terdapat patung-patung yang cantik, seperti Si Denok karya Trubus, yang modelnya adalah Ara, isteri seorang karyawan Istana Bogor serta The Hand of God, reproduksi dari Swedia.
Menurut data kepustakaan di Istana Kepresidenan Bogor terdapat 37 bangunan. Beberapa bangunan utamanya memiliki fungsi penting.
¤ Gedung Induk, terdiri dari delapan ruang, yaitu Ruang Garuda yang berfungsi sebagai Ruang Resepsi, disini juga pertemuan-pertemuan besar dapat dilaksanakan. Ruang Teratai yang berfungsi sebagai ruang penerimaan tamu. Ruang Film pernah berfungsi sebagai ruang pemutaran film pada masa Presiden Soekarno. Ruang Makan yang berfungsi sebagai ruang makan utama. Ruang Kerja Presiden yang pernah berfungsi sebagai tempat bekerja Presiden Soekarno. Ruang Perpustakaan yang pernah berfungsi sebagai ruang perpustakaan Presiden Soekarno. Ruang Famili dan Kamar Tidur yang berfungsi sebagai tempat/ruang tunggu Presiden jika akan mengikuti aneka acara di Ruang Garuda. Ruang Tunggu Menteri yang berfungsi sebagai ruang tunggu para menteri jika mereka akan mengikuti acara-acara di Ruang Garuda.
¤ Gedung Utama Sayap Kiri, terdiri dari dua ruang, yaitu Ruang Panca Negara, yang pernH berfungsi sebagai ruang Konferensi Panca Negara / persiapa. Konferensi Asia Afrika di Bandung. Ruang Tidur dan Ruang Tengah,  yang difungsikan sebagai tempat menginap Presiden, tamu negara atau tamu agung.
¤ Gedung Utama Sayap Kanan, berfungsi sebagai tempat menginap para Presiden sebagai tamu negara berikut tamu-tamu negara dan tamu-tamu lainnya. Paviliun Sayap Kiri berfungsi sebagai kantor Rumah Tangga Istana Bogor, sedangkan Paviliun Sayap Kanan berfungsi sebagai tempat menginap para pejabat dan staf tamu negara.
¤ Paviliun I-VI. Paviliun I-V kini digunakan sebagai tempat menginap para pejabat dan merupakan ruang tunggu para menteri apabila ada acara, Paviliun VI digunakan sebagai rumah jabatan kepala istal. Diantara bangunan-bangunan lainnya yang patut dicatat disini adalah Gedung Dyah Bayurini, yang dilengkapi dengan kolam renang digunakan sebagai tempat istirahat Presiden serta keluarganya jika sedsng berada di Bogor. Selain itu terdapat Gedung Serba Guna yang berfungsi sebagai ruang serba guna : kesenian, pertemuan, tempat artis dan sebagainya. Selebihnya bangunan-bangunan itu merupakan bangunan-bangunan pelengkap kediaman Presiden dan fungsinya pun sejalan dengan jabaran tugas dan fungsi mereka.


Minggu, 16 Juni 2013

Sabila jalan-jalan

Hari ini, 15 Juni 2013 ngajak Sabila jalan-jalan pake APTB dan busway. Ya kali ini jalan-jalan dengan Sabila naik kendaraan umum.
Bunda, Ayah, Sabila dan Mba-nya mulai bersiap untuk berangkat. Rute kali ini, dari rumah naik ojek ke cibinong untuk nunggu bis APTB tujuan cibinong - grogol. Dengan membayar IDR 10.000/orang, kami sudah duduk manis dengan sejuknya AC bis tersebut.
Tujuan perjalanan hari ini adalah lihat Indonesia Celullar Show 2013 yang diselenggarakan di JCC dan selanjutnya ke Pesta Rakyat Jakarta yang diselenggarakan di Monas, tepatnya di silang monas barat daya.
Perjalanan menggunakan APTB dari rumah, ditempuh dalam waktu 1 jam karena jalan gak begitu ramai dan kami berhenti di halte senayan. Dari halte tersebut, kami tinggal berjalan kaki menuju JCC. Cukup lama juga kami ditempat ini, lebih kurang 5 jam berkeliling untuk melihat pameran komputer dan gadget tahun ini.
Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan ke monas untuk melihat pesta rakyat yang diprakarsai oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, gubernur DKI Jakarta yang baru.

Setibanya kami di monas jam 16.30, kami langsung naik delman untuk berkeliling monas sambil menikmati pemandangan disekitarnya. Sambil mengendarai delman, bapak kusir bilang kalau beberapa waktu yang lalu ada sekitar 50 orang kusir diundang oleh Bapak Jokowi, sebutan untuk Gubernur DKI Jakarta. Mereka diundang hadir ke balaikota (kantor gubernur) untuk beramahtamah dan dikasih uang IDR 500.000 per orang. Bapak kusir juga bilang, berapa kali ganti Gubernur belum pernah masuk balaikota bahkan kuda mereka pun harus ikut diparkir di halaman balaikota tersebut. Sungguh berbeda gubernur yang satu ini.



Jalan-jalan naik delman ini jadi bisa lihat pemandangan di sekeliling. Ada beberapa sudut jalan yang lengang, ada juga sudut jalan yang macet tersendat karena padatnya pengunjung pesta rakyat ini.





Masuk area monas, banyak sekali yang berjualan makanan khas betawi yaitu kerak telor. Harga kerak telor di tempat ini, IDR 15.000 per porsi untuk kerak telor dengan telur ayam dan IDR 20.000 untuk kerak telor dengan telur bebek.


Di tempat ini, ada juga yang berjualan bajaj mini dengan suara khas bajaj yang sebenarnya.





Kami mengambil posisi yang sudah ada tikar-nya sambil menikmati kerak telor panas dan pemandangan di seputar monas.


Setelah menikmati kerak telor, kami masuk ke area produk kreatif. Disini banyak sekali produk indonesia dan khas jakarta di jual. Mulai dari dawet hitam, asinan betawi, tas anyaman, batik dengan motif betawi dan masih banyak lagi. Sedangkan di sisi luar, banyak yang berjualan aneka produk layaknya pasar malam.

Begitu keluar area monas, ada ondel-ondel yang menghibur para pengunjung.




Jam menunjukkan pukul 19.00 dan saatnya kami pulang dengan naik busway dari halte monas.
Beli tiket busway cukup dengan IDR 3.500 per orang, menanti busway yang akan lewat dan ternyata Sabila senang sekali, berjalan sambil sesekali berlari di jembatan tersebut. Gak lupa kami sesekali berfoto bersama di jembatan itu hehehe






Pemandangan yang sangat indah di malam itu karena kami bisa melihat gemerlap lampu-lampu baik dari lampu gedung ataupun lampu mobil yang melewati jalan sudirman dan gatot subroto tersebut. Kami pun harus menyusuri panjangnya jembatan dari bendungan hilir ke semanggi.




Setibanya di halte semanggi, kami menunggu bis APTB yang akan membawa kami pulang ke cibinong. Ternyata di halte tersebut ada fasilitas wifi untuk mengakses internet dengan mudah.



Tak berapa lama, bis APTB pun datang. Kami naik dan duduk manis di bangku yang masih kosong. Sejuknya AC bis tersebut membuat Sabila tertidur pulas dipangkuan ayah-nya. Perjalanan hari ini sungguh menyenangkan, momen yang merupakan kenangan terindah bagi kami dan tak akan terulang lagi.

Jumat, 07 Juni 2013

Makanan Halal di HongKong


Makanan halal di HK ada beberapa, antara lain :

1. Islam Food
Alamat: G/F, Lung Kong Road No.1, Kowloon City
Telp: (852) 2382 2822/2382 8928
Jam buka: 11.00 – 23.00

2. Islamic Centre Canteen
Alamat: 5th Floor, Masjid Ammar and Osman, Ramju Sadick Islamic Centre, No. 40, Oi Kwan Road, Wan Chai, Hong Kong
Telp: (852) 2834 8211

3. Jashan Celebrating Indian Cuisine
Alamat: 1/F, Amber Lodge, 23 Hollywood Road, Central, Hongkong.
Telp: 3105 5300 / 3105 5311

4. Jojo Indian Cuisine
Alamat: 2/F, David House, 37-39 Lockhart Road, Wan Chai, Hongkong.
Tel: 2527 3776

5. Pakistan Mess
Alamat: Block C, 4/F, C-2, Chung King Mansion, 36-44 Nathan Road, Tsim Sha Tsui, Kowloon.
Tel: 2368 1564

6. Ziafat
Alamat: 6/F, Harilela Mansion, 81 Nathan Road, Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hongkong.
Tel: 2312 1015

7. Warung Malang
Flat B2, Block B, 2/F, Dragon Rise, 9-11 Pennington Street, Causeway Bay, Hong Kong. Letaknya pas belakang blok nya Hotel Regal.
Di sini ada rawon, pepes, nasi campur, soto, sop buntut, perkedel, pecel lele dan banyak lagi.

8. Warung Chandra
G/F, 9-11 Keswick Street, Causeway Bay, Hong Kong

9. Shadowman Cyber Café
27 Ashley Road, Tsim Sha Tsui, Kowloon

Sumber : dari berbagai sumber

Senin, 03 Juni 2013

Negara-negara Bebas Visa Bagi WNI

Berikut ini daftar negara-negara bebas visa bagi warga negara Indonesia :
ASIA :
01. Brunei Darussalam : bebas visa dengan masa berlaku 14 hari ;
02. Cambodia : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
03. China : Visa on Arrival (VOA) hanya berlaku untuk perjalanan ke Propinsi Hainan dan di organisir oleh agen perjalanan ;
04. Hong Kong : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
05. India : VOA - USD 60 untuk masa berlaku 60 hari ;
06. Iran : VOA - EUR 55 untuk masa berlaku 2 minggu dan masuk melalui 6 pintu perbatasan saja ;
07. Jordan : VOA - USD 30 untuk masa berlaku 1 bulan ;
08. Kyrgyzstan : VOA - USD 30 khusus untuk negara-negara yang tidak memiliki perwakilan Kyrgystan (termasuk Indonesia) ;
09. Laos : bebas visa untuk masa berlaku 30 hari ;
10. Macao : bebas visa untuk masa berlaku 30 hari ;
11. Malaysia : bebas visa untuk masa berlaku 30 hari ;
12. Maldives : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
13. Nepal : VOA untuk masa berlaku 150 hari dalam satu tahun fiscal ;
14. Oman : VOA - USD 50 untuk masa berlaku 30 hari ;
15. Pakistan : VOA hanya untuk keperluan bisnis saja ;
16. Philippines : bebas visa dengan masa berlaku 21 hari ;
17. Singapore : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
18. Sri Lanka : VOA - USD 27 untuk masa berlaku 90 hari ;
19. Taiwan : bebas visa dengan masa berlaku selama 90 hari dengan kondisi memiliki residence permit dari negara-negara : Inggris, AS, Jepang, Australia, New Zealand dan Schengen ;
20. Tajikistan : VOA - USD 45 untuk masa berlaku 30 hari. Visa ini bisa diperoleh di bandara Dushanbe   dengan menunjukkan surat undangan (dari hotel atau sponsor lokal) ;
21. Thailand : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
22. Timor Leste : VOA - USD 30 untuk masa berlaku 30 hari ;
23. Vietnam : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari.

OCEANIA :
01. Cook Island : bebas visa dengan masa berlaku 31 hari ;
02. Fiji : Visa on Arrival (VOA) - FJD 96.00 untuk masa berlaku 90 hari, sekali masuk dalam satu tahun fiscal ;
03. Micronesia : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
04. Niue : VOA untuk masa berlaku selama 30 hari ;
05. Palau : bebas visa selama 3 bulan pertama dan akan dikenakan biaya apabila dipanjangkan ;
06. Papua New Guinea : VOA ;
07. Samoa : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
08. Tuvalu : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari s/d 90 hari.

AFRIKA :
01. Cape Verde : Visa on Arrival (VOA) - EUR 40 ;
02. Comoros : VOA - USD 100.00 untuk masa berlaku 90 hari ;
03. Ethiopia : VOA - USD 20.00 untuk masa berlaku 30 hari ;
04. Kenya : VOA - USD 100.00 untuk masa berlaku 90 hari ;
05. Madagascar : VOA - USD 15.00 untuk masa berlaku 90 hari ;
06. Morocco : bebas visa dengan masa berlaku 90 hari ;
07. Mozambique : VOA untuk masa berlaku 30 hari ;
08. Seychelles : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari ;
09. Tanzania : VOA - USD 50.00 untuk masa berlaku 90 hari ;
10. Zimbabwe : VOA - USD 30.00 untuk sekali kedatangan ;
11. Zambia : VOA untuk masa berlaku 30 hari.

AMERIKA :
01. Bermuda : bebas visa dengan masa berlaku 180 hari ;
02. Chile : bebas visa dengan masa berlaku 90 hari ;
03. Costa Rica : bebas visa selama 30 hari bagi yang pernah ke USA, Canada dan Schengen (ada stamp di Passport) ;
04. Colombia : bebas visa dengan masa berlaku 90 hari ;
05. Cuba : bebas visa selama 30 hari dengan syarat memiliki tourist card yang dibeli sebelum berangkat ;
06. Ecuador : bebas visa dengan masa berlaku 90 hari ;
07. Haiti : bebas visa dengan masa berlaku 90 hari ;
08. Jamaica : bebas visa selama 180 hari, khusus bagi WNI yang memiliki residency permit di Amerika Serikat saja ;
09. Mexico : bebas visa bila sudah memiliki Visa Amerika Serikat ;
10. Peru : bebas visa dengan masa berlaku 180 hari ;
11. Saint Vincent : bebas visa dengan masa berlaku 30 hari.

EROPA :
01. Albania : bebas visa khusus bagi pemegang Schengen Visa ;
02. Andora : bebas visa dengan masa berlaku 7 hari ;
03. Belarus : VOA untuk masa berlaku 10 hari, hanya berlaku pada Minks Airport saja ;
04. Georgia : bebas visa hanya untuk pemegang Residence Permit di USA, Negara Schengen, Korea, Qatar, Sultanate of Oman, Bahrain dan Kuwait dan berlaku selama 360 hari ;
05. Turkey : VOA - USD 25.00 untuk masa berlaku 30 hari ;
06. Serbia : bebas visa khusus pemegang Passport Diplomatik.

Keterangan :
Visa on Arrival (VOA)  : kita dapat langsung datang ke negara tujuan,  anda akan memperoleh visa setelah membayar sejumlah biaya pada counter visa di pelabuhan udara atau titik embarkasi yang sudah ditentukan.
Bebas Visa : anda dapat langsung datang ke negara tersebut dan akan mendapatkan visa di counter imigrasi tanpa harus membayar biaya visa.

Yang harus diperhatikan :
- Masa berlaku paspor minimal 6 bulan dari tanggal kedatangan anda ;
- Biasakan membawa pasphoto 3x4 atau 4x6 karena terkadang dibutuhkan ;

Sumber : dari berbagai sumber